Kelalaian Manusia Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
(Iptu Basuki)
TENGGARONG, Sumber data dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar, kasus
kecelakaan lalu lintas di Kukar sebanyak 66 kasus, data tersebut dari Januari
hingga Oktober 2020.
Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting
melalui Kasat Lantas AKP Creato Sonitehe Gulo yang di dampingi Kaur Bin OPS Iptu
Basuki mengatakan, kecelakaan lalu lintas sering terjadi karena faktor human
error atau kelalaian manusia, faktor kelalaian tersebut menjadi penyebab laka
lantas, dimana pengendara tidak mematuhi aturan yang sudah ada, seperti rambu
lalu lintas, marka jalan, melebihi kecepatan, tidak focus pada saat berkendara.
“Hal yang paling rawan terjadinya kecalakaan
lalu lintas itu, ketika pengendara tidak
memperhatikan marka jalan di saat medan tanjakkan, turunan, maupun tikungan,
dimana di jalan itu terdapat garis putih yang dinamakan marka jalan, untuk
garis putih yang putus putus tanda di perbolehkan mendahului kendaraan yang ada
di depannya, jika garis putih tersubut tidak putus putus itu tandanya
pengendara tidak boleh menyelip kendaraan yang ada di depannya” Kata Basuki
kepada Poskotakaltimnews, diruang kerjanya, Senin (9/11/2020).
Ia menambahkan, pada 2020 laka lantas yang
terbanyak pada Februari dan Maret, dimana pada Februari, Maret terjadi 12 kecelakaan, yang mengakibatkan 1
orang meninggal dunia, dan kurang lebih 10 orang yang mengalami luka berat.
Untuk Oktober terjadi 7 laka lantas, dimana terdapat 2 korban meninggal dunia, 3 luka berat, 6
luka ringan, 10 tidak mengalami luka.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk
mematuhi peraturan, tetap berhati hati dalam berkendara, tidak buru buru,
mengutamakan keselamatan diri dan juga pengguna jalan lainnya” Kata Basuki.(*riz/poskotakaltimnews.com)